Diet Makanan Hipertensi

Pengaruh konsumsi garam terhadap timbulnya hipertensi terjadi melalui peningkatan volume plasma, curah jantung dan kenaikan tekanan darah. Pada keadaan normal, kejadian tersebur akan diikuti oleh pengeluaran garam, sehingga kembali pada keadaan hemodinamik. Namun pada penderita hipertensi, mekanisme tersebut terganggu disamping ada faktor lain yang berpengaruh sehingga tekanan darah meningkat. Orang Indonesia dan Asia pada umumnya konsumsi Na tinggi karena biasa mengonsumsi kecap, bumbu penyedap (MSG) cukup banyak. Rata-rata konsumsi garamnya antara 30-40 gr per hari dibandingkan orang Amerika yang hanya 6-18 gr per hari. Saat ini belum jelas mekanisme yang pasti yang dapat menjelaskan hubungan antara hipertensi esensial dan kegemukan. Hubungan antara stress dan hipertensi diduga melalui aktivasi saraf simpatik yang dapat meningkatkan tekanan darah. Diet makanan hipertensi salah satunya adalah dengan mengurangi konsumsi garam. 

Cara memodifikasi gaya hidup dalam mencegah dan menangani penyakit hipertensi adalah :

  1. Menurunkan berat badan bila kegemukan
  2. Mengurangi konsumsi Na menjadi 2 gr perharu atau setara dengan 6 gram garam dapur. Menghindari konsumsi makanan yang banyak mengandung Na.
  3. Mengurangi konsumsi cafein dan alkohol, karena dapat meningkatkan tekanan darah.
  4. Menambah konsumsi kalsium 400 mg perhari.
  5. Menambah konsumsi bahan makanan sumber kalium (K) yaitu buah-buahan dan sayuran yang segar.
  6. Mengurangi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol.
  7. Banyak minum air putih, kecuali ada kontra indikasi.

Selain itu dianjurkan pula untuk olahraga secara teratur dan mengontrol tekanan darahl, berhenti merokok untuk mencegah kemungkinan komplikasi. Walaupun tidak semua orang gemuk menderita hipertensi, namun kegemukan atau obesitas dan hipertensi berhubungan erat. Ada korelasi kuat antara kenaikan berat badan dan perkembangan hipertensu. Tekanan darah cenderung meningkat sesuai dengan tingkat kegemukan atau gradasi kenaikan berat badan. Dengan menurunkan berat badan, walaupun belum mencapai berat badan normal, ternyata tekanan darah dapat menurun. Serta menurunkan asupan Na dalam tubuh sebagai salah satu cara diet makanan hipertensi. 

Untuk menurunkan berat badan, asupan kalori harus dikurangi, biasanya diberikan antara 1500-1900 kalori perhari. Selain itu dianjurkan melakukan olahraga secara teratur 3-4 kali seminggu. Bagi pemulan olahraga sebaiknya dilakukan secara bertahap dan melakukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu. Diet makanan hipertensi dengan mengurangi konsumsi garam. Makanan olahan seperti fastfood misalnya umumnya banyak mengandung Na dan lemak. Makanan segar umumnya mengandung sedikit Na dan banyak mengandung kalium. Bila harus membatasi konsumsi Na, maka yang perlu disadari adalah menjauhkan makanan fast foof, makan direstoran, hindari menggunakan makanan kaleng, makanan s=instan dan makanan yang diawetkan.

Makanan tanoa garam akan terasa hambar pada umumnya, akan tetapi dengan membiasakannya, lama kelamaan orang akan terbiasa dan menyukainya, Sebagai pengganti garam dapat menggunakan bumbu dapur yang banyak terdapat di Indonesia. Apabila Anda membiasakan mengonsumsi rendah garam, dalam waktu 2 bulan maka ambang batas rasa asin pada lidah akan berubah dan lama kelamaan akan terbiasa dengan makanan rendah garam.

 


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Makanan Hipertensi and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>