Pola Makan Hipertensi

tekanan-darah-rendahPeranan pola makan hipertensi untuk mencegah terjadinya hipertensi banyak diperdebatkan. Kontraversi terutama terpusat pada apakah mengonsumsi makanan tinggi Na penyebab hipertensi dan apakah dengan membatasi konsumsinya dapat mencegah hipertensi. Namun banyak professional beranggapan bahwa cukup banyak bukti yang menunjang bahwa konsumsi Na berpengaruh terhadap hipertensi. Di Indonesia misalnya, pada Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS)m salah satu pesannya menyebutkan harus mengurangi konsumsi garam. Modifikasi gaya hidup merupakan alternative mengontrol hipertensi.

  1. Menurunkan berat badan bila kegemukan
  2. Mengurangi konsumsi Na menjadi 2 gr per hari atau setara dengan 6 gram garam dapur. Pola makan hipertensi dengan menghindari konsumsi makanan yang banyak mengandung Na.
  3. Mengurangi konsumsi kafein dan alkohol karena dapat meningkatkan tekanan darah
  4. Menambah konsumsi bahan makanan sumber kalium (K), ayitu buah-buahan dan sayuran segar
  5. Mengurangi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol
  6. Banyak minum air putih kecuali ada kontra indikasi.

Selain itu dianjurkan pula untuk olahraga secara teratur dan mengontrol tekanan darah berhenti merokok untuk mencegah kemungkinan komplikasi. Walaupun tidak semua orang gemuk menderita hipertensi, namun kegemukan dan hipertensi berhubungan erat. Ada korelasi kuat antara kenaikan berat badan dan perkembangan hipertensi. Tekanan darah cenderung meningkat sesuai dengan tingkat kegemukan atau gradasi kenaikan berat badan. Dengan menurunkan berat badan, walaupun belum mencapai berat badan normal, ternyata tekanan darah dapat menurun.

Untuk menurunkan berat badan, pola makan hipertensi asupan kalori harus dikurangi, biasanya diberikan antara 1.500-1.900 kalori per hari. Selain itu dianjurkan melakukan olahraga secara teratur 3-4 kali seminggu. Bagi pemula olahraga sebaiknya dilakukan secara bertahap dan melakukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu.

Makanan olahan fast food misalnya umumnya banyak mengandung Na dan lemak. Makanan segar umumnya mengandung sedikit Na dan banyak mengandung kalium (K). Bila haru membatasi konsumsi Na, maka yang perlu disadari adalah, menjauhkan makanan fast food, makan di restoran, hindari menggunakan makanan kaleng, makanan instan, dan makanan yang diawetkan.  Makanan tanpa garam akan terasa hambar pada mulanya, akan tetapi dengan membiasakannya, lama kelamaan orang akan terbiasa dan menyukainya. Sebagian pengganti  garam dapat menggunakan  bumbu dapur yang banyak terdapat di Indonesia. Apabila Anda membiasakan mengonsumsi rendah garam, dalam waktu dua bulan maka ambang batas rasa asin pada lidah akan berubah  dan lama kelamaan akan terbiasa dengan makanan rendah garam.

Sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian : 4-5 sajian per minggu. Kelompok makanan ini mengandung magnesium, kalsium,fitokimia, dan serat, Ini adalah sumber protein nabati yang rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol, seperti kacang memerah, kacang tanah, buncis, kedelai. Sebagian besar lemak dalam kacang-kacang dan biji-bijian menyehatkan karena merupakan lemak tak jenuh tunggal

CARA PEMESANAN KAPSUL DAUN SELEDRI

Berkhasiat Untuk Membantu Mencegah Dan Mengatasi Gejala Hipertensi , Stroke, Reumatik Dan Menurunkan Kadar Asam Urat

Harga Kapsul Daun Seledri 1 Botol  isi 45 kapsul = Rp.115.000,-

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

Cara Pemesanan Kapsul Daun Seledri :

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Daun Seledri, Jumlah Botol yang dipesan atau Beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Makanan Hipertensi and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.